Warisan uang pertanggungan jiwa 500 juta
sumber ganbar Zulhamdi M Saad

Lihat tangis haru seorang Ibu dengan ke 5 Anaknya dan yang 1 masih bayi, ditinggalkan pencari nafkah utama (suami) untuk selamanya.

Bersyukur semasa hidup suami berniat wariskan uang sejumlah Rp. 500 Juta kepada 5 anaknya agar tetap bisa melanjutkan sekolah.

Warisan Menurut Ajaran Islam

Dalam Islam banyak ayat-ayat dan hadist yang berpesan untuk meninggalkan warisan.

Salah satu pesan diantaranya ada pada surat Al-Baqarah ayat 240 yaitu “meninggalkan Istri dan anak-anak dalam keadaan berkecukupan dari pada menelantarkan mereka sehingga hidup meminta-minta atau jadi pengemis”.

Lalu timbul pertanyaan,

Apakah uang pertangunggan jiwa pada asuransi masuk pada warisan?

Jawab:

Menurut pendapat dari Ustadz Ammi Nur Baits dari konsultasisyariah.com.

Salah satu yang bermasalah dalam asuransi adalah adanya riba.

Saya sependapat dengan jawaban beliau bahwa asuransi adalah adanya riba, mungkin asuransi yang dimaksud adalah asuransi konvensional.

Lalu bagaimana dengan warisan uang pertanggungan jiwa pada asuransi syariah, apakah adanya riba?

Jawab saya sebagai agen asuransi syariah, tidak ada unsur riba pada asuransi syariah.

Asuransi syariah bebas dari tiga unsur yang dilarang Islam yaitu gharar (ketidak jelasan), riba (bunga), maysir (perjudian).

Refrensi bacaan

Dua keyakinan saya bahwa asuransi syariah yang bebas dari ketiga unsur tersebut.

Pertama adanya fatwa dari MUI atwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) NO: 21/DSN-MUI/X/2001 tentang pedoman asuransi syariah.

Tentunya fatwa tersebut ada dari kumpulan hadist-hadist yang shahih dan tentunya pendapat para ulama.

Kedua adanya peran Dewan Pengawas Syariah (DPS) sebagai mentor (penasehat) lembaga-lembaga keuangan syariah dengan melakukan monitoring (pengawasan) terhadap perputaran dana kontribusi peserta asuransi syariah.

Jadi tidak perlu diragukan lagi kehalalan asuransi syariah.

“Masyrakat butuh solusi, jangan buat mereka anti asuransi” kata Pak Zulhamdi M Saad dalam status facebooknya. Apalagi menyuruh untuk menutup polis asuransi jiwa mereka yang sudah syariah.

Siapa yang berani bertanggung jawab atas kebutuhan nafkah mereka?

Apakah mau menafkahi janda beserta kelima anaknya?

Sampai disini terdiam, dalam hati berkata “ Allah SWT sudah atur rezeki mereka”.

Memang benar rezeki sudah diatur tapi harus berusaha dulu baru dapat rezeki.

Sama halnya dengan asuransi syariah sebagai wujud bentuk tanggung jawab suami terhadap istri dan anak-anaknya.

Disaat Negara lain seperti Inggris yang mayoritas bukan non muslim sudah menggunakan prinsip ekonomi syariah.

Sedangkan kita Negara Indonesia yang mayoritas berpenduduk muslim, masih asik berdebat dengan halal-haram nya produk syariah khususnya asuransi syariah.

Manfaat Warisan 500 Juta Selain Untuk Biaya Sekolah

Manfaat yang pertama adalah membayar hutang-hutang almarhum suami jika ada.

Sebab hutang adalah kewajiban yang harus dibayar dan menjadi beban si ahli waris. Kalau harta tidak dibawa mati, hutang dibawa mati maka hati-hati.

Manfaat yang kedua adalah mengelola warisan tersebut untuk membuka usaha agar nafkah sehari-hari dapat terpenuhi.

Cukupkah warisan 500 Juta untuk biaya sekolah ke 5 anak tersebut?

Cukup tidaknya bagaimana cara mengelolanya agar tetap menghasilkan profit. Artikel dibawah ini refrensi bacaan yang bisa dijadikan acuan dalam mengelola uang warisan.

Kesimpulan

Setiap orang pasti MATI maka dari itu ambillah sesuatu yang pasti seperti asuransi jiwa syariah Allisya Protection Plus.

Coba bayangkan jika foto tersebut adalah foto istri dan anak-anak Anda.

Pasti Anda tidak akan menolak adanya tawaran warisan dalam bentuk asuransi jiwa syariah.

Jika Anda masih menolaknya, mohon maaf saya katakan “Anda tidak bertanggung jawab terhadap masa depan mereka”.

Jangan dengarkan mereka yang tidak memberikan solusi.

Resiko  hidup pasti terjadi “ Buktikan atau Menyesal ”.

Anda boleh membenci profesi saya sebagai agen asuransi syariah yang konon katanya profesi pemakan riba. Semoga orang tersebut pekerjaannya lebih mulia dari profesi saya.

Catatan terakhir, saya tidak pernah membenci Anda dan keluarga. Saya hadir karena sayang dengan masa depan Anda dan keluarga.

Leave a comment

Minimum 4 characters

Gratis ilustrasi!