Data penyakit kritis 2018
sumber gambar katadata.co.id

Penyakit kritis masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia.

Menurut data yang saya ambil dari web katadata.co.id. Pada urutan pertama sebanyak 35 persen kematian di Indonesia disebabkan oleh kardiovaskular.

Apa itu kardiovaskular?

Penyakit kardiovaskular atau cardiovascular disease (CVD) adalah penyakit yang berkaitan dengan jantung dan pembuluh darah. (sumber wikipedia)

  • 12 persen disebabkan oleh kanker.
  • 6 persen disebabkan oleh diabetes.
  • 6 persen disebabkan oleh Paru Obstruktif Kronis (peradangan paru).

Estimasi Biaya Pengobatan Penyakit Kritis

  • Estimasi biaya pengobatan kardiovaskular

Pemeriksaan jantung mulai dari Rp. 549 Ribu sampai Rp. 4.2 Juta.

Di Singapura, biaya pemeriksaan jantung bisa dimulai dari Rp. 2.500.000 hingga lebih dari Rp. 6.500.000.

Sedangkan di Malaysia dan Thailand, biaya bisa dimulai dari Rp. 1.200.000 dan Rp. 7.000.000. Biaya operasi Bypass jantung mulai dari Rp. 80 Juta sampai Rp. 500 Juta.

Biaya pemasangan ring jantung mulai dari Rp. 42 Juta sampai Rp. 80 Juta untuk sekali pemasangan.

Ditambah lagi dengan biaya rawat inap dan obat-obatan setelah pasca operasi.

  • Estimasi biaya pengobatan kanker

Biaya kemoterapi mulai dari Rp. 1,2 Juta sampai Rp. 2 Juta per sekali kemoterapi.

Manfaat kemoterapi hanya menghambat penyebaran sel kanker secara cepat. Idealnya kemoterapi dilakukan 4 sampai 8 kali.

Pengobatan kanker dengan menggunakan mesin yang memancarkan sinar berenergi tinggi untuk membunuh sel kanker.

Biaya radioterapi mulai dari Rp. 16 Juta sampai Rp. 70 Juta tergantung dengan tingkat stadium kanker.

Operasi kanker dengan teknologi nuklir dengan memanfaatkan radio isotop buatan BATAN (Badan Teknologi Nuklir Nasional) teknologi  nuklir bisa dimanfaatkan untuk pengobatan.

Biaya pengobatan kanker ganas getah bening dengan metode operasi hingga proses penyembuhan dengan kemoterapi satu paketnya bisa menelan hingga Rp 100 juta.

Jika menggunakan metode kedokteran nuklir, kanker ganas getah bening mati hingga akar-akarnya hanya membutuhkan sekitar Rp 9 juta saja.

Biaya Operasi Kanker dengan Teknologi Nuklir Hemat 90 Persen

  • Estimasi biaya pengobatan diabetes

Konsultasi Dokter biaya sekitar 1-2 juta per tahun untuk konsultasi dokter. Jika pasien diabetes diwajibkan berkonsultasi sebulan sekali, maka pasien harus menganggarkan biaya sekitar 4 juta lebih per tahunnya.

Obatan-Obatan biayanya mencapai Rp 571.000 per sekali terapi.

Suplemen tambahan sekitar Rp 950.000 per bulannya.

Cuci Darah, biaya per satu kali cuci darah berkisar Rp 600.000- Rp 1.000.000. Biasanya cuci darah dilakukan seminggu dua kali. Jadi per tahunnya pasien harus menganggarkan sekitar 50-80 juta.

Amputasi dilakukan apabila luka tidak bisa disembuhkan dengan cara lainnya, bisa dikatakan amputasi merupakan pilihan terakhir. Biaya nya juga tidak bisa dikatakan sedikit, karena bisa mencapai 130 juta lebih.

Semua estimasi biaya pengobatan bersumber dari alodokter.com.

Apakah BPJS Kesehatan menanggung biaya pengobatan penyakit kritis tersebut?

Ya, BPJS Kesehatan menanggung biaya pengobatan penyakit kritis. Kekurangan dari BPJS Kesehatan tidak bisa berobat di Rumah Sakit luar negeri.

Perlukah asuransi kesehatan tambahan penyakit kritis selain BPJS Kesehatan?

Perlu adanya asuransi kesehatan tambahan penyakit kritis selain BPJS Kesehatan.

Saya jelaskan dulu, apa itu asuransi kesehatan penyakit kritis?

Asuransi kesehatan penyakit kritis adalah manfaat tambahan asuransi kesehatan yang berupa uang santunan apabila peserta terdiagnosa penyakit kritis.

Point terpenting dari asuransi ini adalah uang tunai yang dapat digunakan untuk biaya-biaya tambahan dalam melakukan pengobatan misalnya, biaya transportasi ke Rumah Sakit serta biaya hidup sehari-hari atau liburan ke luar negeri menikmati hidup.

Biasanya seseorang yang mengalami penyakit kritis menyebabkan turunnya produktivitas dalam bekerja.

produktivitas menurun karena sakit kritis

Turunnya produktivitas pekerjaaan yang sangat terkait dengan turunnya pendapatan dan dapat menyebabkan hilangnya pendapatan.

Disinilah fungsi dari asuransi penyakit kritis yang menggantikan pendapatan menurun (hilang) akibat penyakit kritis.

Contoh saja, badan sehat tidak ada pendapatan masuk dalam sehari karena tidak adanya order baik dagang atau jasa saja sudah pusing.

Bagaimana jika badan sakit karena sakit kritis tidak ada pendapatan? Semakin pusing pasti.

Selagi diberikan badan sehat serta diberikan kemampuan finansial, mari kita berusaha melindungi berkurangnya atau hilangnya pendapatan karena sakit kritis melalui program asuransi kesehatan penyakit kritis (critical illness) Allisya Protection Plus.

Eh nanti dulu,

Ada 3 Pilihan Manfaat Critical Illness (CI) yang Dapat dipiilih Sesuai Kebutuhan:

1.Criritcal Illness 100 (CI 100).

CI 100 adalah manfaat tambahan asuransi kesehatan yang memberikan perlindungan menyeluruh terhadap 100 kondisi penyakit kritis.

Mulai dari tahap awal hingga tahap terparah.

Manfaat yang diterima tidak mengurangi Uang Pertanggungan Jiwa Dasar.

2. Critical Illness Plus (CI+).

CI+ adalah manfaat tambahan asuransi kesehatan yang memberikan perlindungan menyeluruh terhadap 49 kondisi penyakit kritis pada tahap akhir (advanced) tanpa syarat Survival Period dan Manfaat yang diterima tidak mengurangi Uang Pertanggungan Dasar.

3. Critical Illness Accelerated adalah manfaat asuransi kesehatan tambahan yang memberikan perlindungan menyeluruh terhadap 49 kondisi penyakit kritis pada tahap akhir (advanced) tanpa syarat Survival Period.

Manfaat yang Diterima CI Accelerated.

Kecuali Angioplasty dan Penatalaksanaan Invasif Lainnya untuk Penyakit Jantung Koroner, Manfaat yang dibayarkan 100% Uang Pertanggungan (UP).

Manfaat Angioplasty dan Penatalaksanaan Invasif Lainnya untuk Penyakit Jantung Koroner dibayarkan sebesar 10% UP.

Saran saya ambil manfaat point nomor 1 yaitu CI 100 dengan alasan tidak mengurangi uang pertanggungan jiwa dasar dan klaim bisa diajukan lebih dari satu kali, sesuai dengan ketentuan yang berlaku di dalam Polis.

Jangan lupa juga tambahkan fitur pembebasan premi (payor) atau bahasa mudahnya premi (kontribusi) gratis jika peserta terkena salah satu dari 49 penyakit kritis.

Berapa premi asuransi kesehatan tambahan penyakit kritis (critical illness)?

Preminya murah kok, nga bikin kantong bolon mulai dari Rp. 300 Ribu sudah bisa melindungi pendapatan dari mahalnya biaya pengobatan penyakit kritis.

Nga percaya?

Nih buktinya.

tabel premi asuransi penyakit kritis
sumber myallisya.com

Bagaimana setelah membaca tabel premi penyakit kritis diatas, murah bukan?

Lebih murah bayar premi asuransi penyakit kritis dari pada dipaksa bayar Rumah Sakit pake uang pribadi.

Kesimpulan

Setelah membaca estimasi biaya pengobatan penyakit kritis ternyata mahal sekali, solusinya adalah melengkapi BPJS Kesehatan untuk biaya pengobatan, rawat inap dan operasi.

Ok lah BPJS sudah mengcover semua.

Tapi ada yang belum tercover oleh BPJS Kesehatan yaitu pendapatan.

Untuk menjaga pendapatan tetap ada walaupun produktivitas pekerjaan menurun akibat penyakit kritis perlu adanya asuransi kesehatan tambahan penyakit kritis.

Tak perlu panjang lebar membuat sebuah kesimpulan.

Segera ambil sebuah keputusan sebelum pendapatan hilang karena penyakit kritis.

Survey telah membuktikan bahwa penyakit kritis menjadi pembunuh nomor satu di Indonesia.

Bukan hanya membunuh badan tapai juga membunuh pendapatan.

Terima kasih karena kita saling mengingatkan dalam hal kebaikan.

Leave a comment

Minimum 4 characters

Gratis ilustrasi!