orang kaya wajib punya asuransi

Dulu saya penah beranggapan bahwa orang kaya tidak lagi membutuhkan adanya asuransi,baik itu asuransi jiwa, kesehatan, kecelakaan, sakit kritis dsb.

Ternyata anggapan saya selama ini salah dan enggan menawarkan produk asuransi dengan manfaat apapun kepada mereka, untuk apa?

Sebab mereka sudah punya segalanya.

Jangankan untuk membayar tagihan rawat inap di rumah sakit, membangun sebuah rumah sakit mewah sekalipun mereka bisa.

Untuk apalagi fungsi asuransi bagi mereka?

Walaupun jelas sebenarnya orang kaya tidak membutuhkan hal itu atau berpura-pura tidak membutuhkannya.

Setelah saya membaca sebuah konten artikel Dr. Sanjay Tolani dan artikel accuquote.com barulah pemikiran saya terbuka akan hal tersebut.

Justru malah sebaliknya orang kaya rela membeli asuransi jiwa dengan uang pertanggungan besar serta memiliki banyak polis dibeberapa perusahaan asuransi.

Seperti pada gambar berikut, orang kaya yang sudah memiliki 25 polis asuransi dan telah menerima klaim asuransi penyakit kritis sebesar Rp. 10 Miliar.

Bukti klaim terbesar allianz

Orang kaya biasanya lebih pintar dalam berhitung, mereka memahami perhitungan dan menemukan bahwa mereka harus memastikan polis asuransi tetap aktif hingga tutup usia (meninggal dunia).

Nilai uang pertanggungan jiwa lebih besar dari premi yang dibayarkan dan jauh lebih tinggi dari nilai tabungan dan investasi yang yang mereka miliki.

Bahkan asuransi dapat mengalahkan nilai investasi mereka yang beresiko.

Resiko yang dimaksud adalah resiko terjualnya investasi akibat resiko kehidupan seperti sakit kritis, cacat dan meninggal dunia.

Bagi mereka asuransi jiwa merupakan jenis aset yang wajib dimiliki.

Mari kita lihat kenyataannya banyak penasehat investasi dan keuangan selalu menyarankan diversifikasi aset.

Apa itu diversifikasi aset?

Diversifikasi aset adalah usaha penganekaragaman aset yang dilakukan untuk memaksimalkan keuntungan sehingga membuat finansial lebih stabil dan siap menghadapi krisis secara finansial.

Anda mungkin memiliki beberapa saham, properti, emas logam mulia, uang tunai yang banyak dan jika dikelola dengan baik dengan waktu yang tepat nilai pengembaliannya seharusnya memberikan hasil yang maksimal.

Tapi bagaimana jika Anda tutup usia terlebih dulu disaat perencanaan kuangan telah disusun dengan baik?

Tidak ada yang berharap dan kita tidak suka memikirkan hal itu.

Hal itu bisa terjadi kapan saja pada semua orang, umur siapa yang tahu?

Waktu adalah komponen utama untuk keberhasilan setiap rencana keuangan, investasi membutuhkan waktu untuk bertumbuh, investasi Anda mungkin diversifikasi untuk melindungi dari berbagai resiko yang bisa saja terjadi.

Sebagai contoh beberapa kita memiliki emas untuk jaminan menurunnya terhadap nilai mata uang yang mungkin terjadi atau tidak.

Tetapi ingat, meninggal dunia dapat menjadi risiko investasi Anda dan merubah semua perencanaaan keuangan keluarga.

Banyak Keluarga yang kaya tapi miskin akan likuiditas, mereka menggunakan asuransi sebagai arus kas untuk generasi berikutnya.

Generasi berikutnya tidak dipaksa untuk menjual aset-aset mereka.

Asuransi Adalah Aset

Menurut pendapat Dr. Sanjay Taolani asuransi adalah bentuk aset dalan neraca keuangan yang tidak terpengaruh pada keadaan pasar yang berarti asuransi memiliki nilai dan itulah cara yang fantastis untuk mendervifikasi resiko

Persentasi aliran air (the flow of water)

Anda adalah sebuah danau.

Anda memiliki sungai penghasilan.

Sungai penghasilan itu mengalir dan bergabung dengan sumber kekayaan yang dimiliki keluarga Anda.

Samudera kekayaan ini menjadi danau untuk generasi berikutnya dan generasi berikutnya akan membangun sungai penghasilannya.

Yang kemudian akan menjadi bagian dari samudera kekayaan untuk generasi ke tiga mereka.

Dan proses ini terus berlanjut dari generasi ke generasi

Jika ada satu generasi yang membuat keputusan untuk tidak menurunkan samudera kekayaan mereka.

Maka tidak ada yang berubah, generasi berikutnya perlu memulai lagi membangun danau yang baru.

Satu pertanyaan yang harus Anda jawab adalah.

Apakah Anda mau memastikan bahwa danau yang Anda buat adalah danau yang besar untuk generasi berikutnya atau haruskah generasi berikutnya memulai kembali untuk membuat danau tersebut?

Pilihan ada ditangan Anda.

Dapat disimpulkan bahwa tidak ada jenis aset yang mampu menandingi asuransi jiwa .

Bagian yang terbaik asuransi jiwa tidak sama dengan instrument keuangan lain yang membutuhkan waktu untuk bertumbuh.

 

Sebagai contoh usia Anda 35 tahun membeli uang pertanggungan sebesar Rp. 20 miliar dengan membayar premi (kontribusi) Rp. 250 juta pertahun.

Jika tutup usia ditahun depan Rp. 250 juta menjadi Rp.20 miliar.

Tutup usia pada 20 tahun berikut premi Rp. 2.5 miliar menjadi Rp. 20 Miliar.

Hampir mustahil untuk memahami skenario dimana anda akan hidup terlalu lama dan merubah ini semua menjadi sebuah keputusan buruk.

Jadi pertanyaanya,

Apakah Anda harus mempertimbangkan mengambil sedikit saja bagian dari investasi dan mendiversifikasi ke asuransi jiwa menjadi sebuah kelas aset?

Semua kembali pada Anda.

Allianz Platinum Produk Rekomendasi Asuransi Jiwa dan Kesehatan

Sejak Allianz Platinum pertama kali diluncurkan di tahun 2012, jumlah nasabah meningkat dengan kenaikan rata-rata 19% per tahun.

Setelah lebih dari 6 tahun, ketentuan premi nasabah Platinum belum mengalami perubahan dan Allianz berkomitment untuk terus meningkatkan layanan nasabah Allianz Platinum.

Untuk itu di tahun 2019 ini ketentuan nasabah Platinum naik menjadi Rp 250.000.000/tahun/pemegang polis. Dengan kenaikan ini akan memberikan lebih banyak manfaat yang lebih berarti.

Keunggulan Allianz Platinum

  • Pemeriksaan kesehatan medical check-up (non MRI) secara gratis setiap 2 tahun sekali.
  • Kepastian klaim dalam waktu singkat, 3 hari untuk manfaat flexi care, 7 hari untuk manfaat asuransi jiwa dan penyakit kritis.

Contoh Ilustrasi Allianz Platinum Paket Lengkap

Peserta Bapak Makmur, usia 40 tahun, tidak merokok.

Kontribusi (premi) berkala Rp. 200 juta pertahun.

Top up berkala Rp. 50 juta per tahun.

Manfaat yang didapat peserta:

Kesimpulan

Orang kaya membeli asuransi dengan jumlah uang pertangunggan besar mempunyai tujuan untuk menyeimbangkan aset-aset yang dimiliki untuk anak-anak mereka dan juga arus kas kepada generasi berikutnya.

Mereka juga membuat samudera kekayaan yang terus mengalir ke sungai penghasilan dan proses itu berlanjut dari generasi ke generasi.

Jadi salah besar kalau orang kaya tidak lagi membutuhkan asuransi.

Baca juga,

https://asuransi-syariah.com/bukti-klaim-terbesar-allianz/

Seorang Milarder Beli Asuransi Termahal di Dunia

Leave a comment

Minimum 4 characters

Gratis ilustrasi!